Jumat, 28 September 2012

Jurnal Kas Keuangan Masjid Jami

KAS PANITIA PEMBANGUNAN MASJID JAMI' JATISARI BSB MIJEN SEMARANG.
BLN-THN KAS MASUK  KAS KELUAR  SALDO/BLN SALDO UPDATE
Jan-12  Rp         79.774.000  Rp           5.470.000  Rp        74.304.000
Feb-12  Rp         32.206.000  Rp           1.840.000  Rp        30.366.000  Rp       104.670.000
Mar-12  Rp         11.345.000  Rp         11.390.000  Rp              (45.000)  Rp       104.625.000
Apr-12  Rp         13.117.000  Rp         45.650.000  Rp      (32.533.000)  Rp         72.092.000
Mei-12  Rp         31.277.900  Rp         50.028.000  Rp      (18.750.100)  Rp         53.341.900
Jun-12  Rp         39.500.000  Rp         60.373.500  Rp      (20.873.500)  Rp         32.468.400
Jul-12  Rp         21.813.100  Rp         28.356.500  Rp        (6.543.400)  Rp         25.925.000
Agust-12  Rp         23.724.000  Rp         11.446.000  Rp        12.278.000  Rp         38.203.000
Sep-12
Okt-12
Nop-12
Des-12
 Rp       252.757.000  Rp       214.554.000  Rp         38.203.000

Senin, 24 September 2012

Waliamtul Safar


Segenap Jamaah Masjid Jami' Jatisari BSB Semarang dan Warga Perumahan Jaisari BSB Semarang ikut berbahagia atas keberangkatan bapak MASRUHAN SYAMSURIE dan IBU  pada hari Jum'at Tanggal 28 September 2012 dan bapak H. SUKENDAR ,MAg.MA pada tanggal 15 Oktober 2012 ke tanah suci Mekkah Al Mukaromah dan Madinah Almunawaroh , semoga diparingi kelancaran dalam menjalankan segala aktifitas ibadah di tanah suci  dan diberi keselamatan sampai pulang ke tanah air dengan menjadi haji yang MABRUR. Amiin

Sabtu, 22 September 2012

Rahasia Ustadz yang Jadi Pengusaha



Sosok yang sederhana, bahkan bisa dibilang sangat sederhana atau mungkin untuk sebagian orang terlihat "kampungan" itu adalah Ustadz Lihan. Sangat sederhana, sampai pernah seorang petugas di hotel menegurnya yang mengira dia bukan salah satu tamu hotel mewah tersebut, karena dia hanya menggunakan sandal, kaus oblong dan berpenampilan apa adanya.
Ustadz Lihan lahir di Lianganggang, 9 Juli 1974, sang Entrepreneur Sejati, pengusaha sukses yang hanya dalam waktu 8 tahun bisa mendirikan lebih dari 10 perusahaan di beberapa kota besar di Indonesia dan salah satunya juga ada di Cina. Lebih dari 10 perusahaan yang dia miliki, tapi di sisi lain tidak semua bidang yang perusahaannya jalani dia kuasai. Semua perusahaan yang dimilikinya 100% dijalankan oleh orang lain, orang-orang yang ahli di bidangnya dan juga merupakan orang-orang kepercayaannya.
Ustad pemilik PT Tri Abadi Mandiri ini lulus dari Ponpes Darul Hijrah tahun 1995, sudah banyak mengalami asam garam dalam dunia bisnis. Prinsip bisnis yang selalu menjadi pedomannya adalah "Berbisnis dengan syariah". Membuka peluang kerja bagi orang lain adalah cita-citanya, "Semua saya jalani karena mencari ridho Allah SWT", ungkap Ustad Lihan.
Tahun 1998, sepuluh tahun lalu Ustadz Lihan  hanya perantara pedagang sepeda motor dan tidak dapat bertahan lama dikarenakan permintaan sepeda motor yang terus menurun pada waktu itu. Setahun berikutnya Ustadz Lihan memulai bisnis menjual Intan dengan menggunakan modal orang lain. Dan inipun tidak berlangsung lama, pada tahun 2001 Ustadz Lihan mulai menggunakan modal sendiri, dan dari sinilah "petualangan" Ustadz Lihan dimulai.
"Tegar, kerja keras dan menjalaninya dengan Lillahi Ta'ala"
Kata itulah yang Ustadz Lihan tegaskan jika ingin menjadi seorang Entrepreneur. Pada blognya, Lihan.net, beliau banyak menceritakan kesehariannya, tentang renungan dan pengalaman mendapatkan investasi untuk menjalankan perusahaannya, bahkan pengalaman membuat NSP kreasi Ustadz Lihan-pun ceritakan.
Di benak sebagian orang masih tertanam kuat satu persepsi, bahwa dunia ustadz itu hanya berputar-putar di sekitar masjid, mushola, dan mimbar, dengan mengaji, dzikir, memutar tasbih, dan ceramah sebagai aktivitas yang selalu menemaninya setiap hari. Dengan persepsi ini, tidak sedikit orang yang kemudian menduga (bahkan berkeyakinan) bahwa seorang ustadz tidak becus menjalakan usaha, apalagi sampai menggapai keberhasilan. Realitas yang berkembang di masyarakat tanpa disadari memang menggiring seseorang untuk cepat berkesimpulan seeperti kesimpulan di atas.

Namun persepsi dan kesimpulan di atas ternyata salah besar. Sukses dalam menekuni dunia usaha itu ternyata bukan semata milik orang-orang berpendidikan, orang-orang yang dibesarkan dengan kakayaan dan kecukupan modal, ataupun orang-orang yang memiliki dukungan dan networking yang luas, tapi milik siapa saja yang memiliki niat yang kuat dan kemauan yang keras untuk menggapai kesuksesan. Tidak terkecuali seorang ustadz.

Sukses besar yang diraih lihan "ini yang terpenting" dimulai dari titik nol, dari banyak ketiadaan; ketiadaan modal, minimnya pendidikan, dan minimnya dukungan. Tapi ketiadaan dan segudang kekurangan yang menghimpitnya tidak pernah membuatnya patah arang dan semangat. Lihan bisa mengatasi segala keterbatasan dan kekurangan yang melingkupinya dengan tekun, sabar dan tidak pernah berputus asa. Kita pun bertanya-tanya, bagaimana Sang Ustadz memulai dan menjalankan bisnisnya sehingga bisa menggapai kesuksesan yang sangat fantastis?

Melalui wawancara dan investigasi mendalam, Ahmad Bahar dalam buku ini menjelasakan, bahwa rahasia kesuksesan yang dicapai Lihan dalam segenap usaha yang dijalaninya, sebagaimana dijelaskan sendiri oleh Sang Ustadz, adalah karena ia tidak pernah melupakan shodaqoh. Inilah rahasia utama yang menjadikan bisnisnya terus jaya dan berkembang dari waktu ke waktu. Prinsip berbagi dengan orang lain itu tidak hanya dilakukan saat usahanya mendulang keuntungan besar, tapi juga dilakukan saat usahanya dalam posisi merugi.

Kemudian, yang kedua, ia tidak selalu menjadikan keuntungan sebagai faktor utama dalam menjalankan bisnisnya. Sebab, baginya keuntungan pasti didapatkan ketika kita mencoba berbagi dengan orang lain. Ia mengistilahkan, bahwa pergerakan roda bisnisnya lebih dikendalikan oleh hati dan nurani, yang lebih mementingkan unsur kemanusiaan dengan prinsip membantu orang lain. Dengan prinsip yang tidak biasa inilah sang ustadz meraup keuntungan yang sangat banyak dan berlimpah. (fn/ic/kb) www.suaramedia.com

Jumat, 21 September 2012

Silaturrahim Tokoh Masyarakat Jatisari



Alhamdulillah pada tanggal 19 September 2012 Panitia Pembangunan Masjid Jami', Panitia Syawalan Expo dan Management BSB City dapat berkumpul bersama dengan tokoh masyarakat Perumahan Jatisari.
Bertenpat di Masjid Al-Fath Perumahan Jatisari Permai salah satu Masjid tertua di Perumahan ini.
Masjid yang telah sukses dalam membangun baik itu bangunan fisik ataupun non fisik (jamaah) sehingga jamaah dan kegiatannya selalu makmur .

Acara intinya  adalah sosialisasi kegiatan SYAWALAN EXPO dan Alhamdulillah seluruh tokoh masyarakat mendukung acara yang direncanakan tahunan ini.

Pada kesempatan ini juga Panitia Syawalan Expo menerima dana untuk operasional dan promosi dari Management BSB City sebesar Rp. 15.000.000,00 yang diserahkan oleh salah satu pimpinan BSB City yaitu bapak Drs. Fatchurrahman. Selain memberikan dana tersebut dalam sambutannya beliau juga mengingatkan agar dalam penggunaan air di Masjid dan Mushola yang berada di Perumahan Jatisari agar dapat sesuai aturan yang ada (menggunakan meteran) meskipun harga perkubiknya jauh lebih murah dibandingkan tarif di rumah warga. Sehingga sama-sama mempunyai rasa saling memiliki.

Alhamdulillah tepat pukul 22.00 acara selesai dan berjalan lancar.

Selasa, 18 September 2012

Galang Dana Talangan

Menjelang datangnya musim penghujan Panitia Pembangunan Masjid Jami' bertambah semangatnya untuk segera menyelesaikan bangunan atap. Sisa khas yang pada malam 12 September 2012 tidak lebih dari Rp. 500.000,- membuat keprihatinan tersendiri dari segenap Panitia.
Tentu saja tidak cukup rasa prihatin yang terus dimunculkan dalam situasi seperti ini tapi action adalah jauh lebih berarti. Maka disepakatilah bahwa apapun dan bagaimanapun caranya harus segera dicarikan dana kembali untuk segera menyelesaikan bangunan atap.

Alhamdulillah dari pertemuan yang hampir dua jam ini muncullah ide agar setiap Panitia Pembangunan yang mempunyai kelebihan tabungan untuk dapat digunakan sebagai dana talangan terlebih dahulu. Dari beberapa orang akhirnya terkumpul Rp. 45.000.000,- sesuai dengan kebutuhan untuk dapat meyelesaikan pekerjaan sampai dengan atap.

Alhamdulillah semoga setiap niat baik akan mendapatka ridlo dari Allah SWT. Amiin



Rabu, 12 September 2012

Konsep Kepemimpinan Dalam Islam

Disari dari kajian Masjid Jami' Jatisari BSB
12/09/2012
Oleh : H. Achmad Furqon, Lc.MA



Belakang ini permasalahan memilih kepemimpinan yang seiman dan tidak seiman menjadi pembahasan yang hangat. Tentu saja hal ini tidak terlepas dari proses demokrasi yang berjalan di negeri ini.
Tanpa menyudutkan pihak manapun konsep islam sudah jelas dalam memilih kepemimpinan sebagaimana di nashkan dalam alqur'an. Mari baca kembali Qs ; Al Maidah : 51, At Taubah: 23 dan Annisa': 144.

Sementara menurut keterangan dan penjabaran seorang imam besar muslim  kepemimpinan memiliki 3 (tiga) dimensi wilayah:
1. Wilayatul Awam ( Kepemimpinan yang bersifat Umum) Contohnya Kepala Negara
2. Wilayatul Al khiladiyah (Kepemimpinan yang bersifat Strategis) Panglima Perang.
3. Al Madaniah (Kepemimpinan yangb bersifat Teknis) Pemimpin Perusahaan.

Nah, untuk point ke dua keterangan para ulama berbeda pendapat. Artinya bisa memilih yang seiman dan juga tidak seiman. Dikarenakan tanggungjawab kepemimpinan masih bertanggungjawab keatasnya, tidak semata-mata kepemimpinan dikendalikan olehnya. Karena  pemimpin ini bukanlah yang tertinggi. Sementara untuk kepemimpinan yang diatasnya (Wilayatul Awam) haruslah seiman.
Sementara point ke tiga bisa sesuai dengan kemampuan dan kapasitas serta kapabilitasnya.

Minggu, 09 September 2012

Tenda Masjid Ambruk




Alhamdulillah setelah sekian lama di Mijen dan sekitarnya tidak turun hujan sore ini hujan turun. Itupun tidak tanggung-tanggung hujan turun dengan amat derasnya. Sekitar dua jam air hujan menghujam dari langit turun ke bumi disertai tiupan angin yang sedang.

Turunya hujan yang cukup tiba-tiba di mulai sekitar pukul 15.00 ternyata membuat pekerja di Masjid yang sedang kami bangun tidak siap untuk mengantisipasinya sehingga tenda yang selama ini berdiri nampak kokoh tidak mampu menahan gempuran akhir hujan yang pada akhirnya ambruklah tenda tersebut. Tiang penyangga tenda yang berbentuk sepertia menara patah dan tenda yang berukuran 14X14 sobek sehingga sementara waktu masjid belum bisa digunakan untuk berjamaah.

Semoga dengan ambruknya tenda masjdi ini menambah energi tersendiri untuk segenap para panitia sehingga memompa semangatnya untuk segera menyelesaikan bangunan masjid jami'.


Kerja Bakti Cor Kolom Atas

kerja bakti 10/09/12

kerja bakti 10/09/12




Alhamdulillah pagi ini Panitia Pembangunan Masjid Jami' Jatisari BSB beserta warga mempercepat pengerjaan Pembangunan Masjid dengan mengadakan kerja bakti massal.
 Adapun sasaran utama kerja bakti pada pagi ini adalah pengecoran kolom atas yang menandakan akan segera dilakukan pengerjaan atap tentu saja setelah kolom atas padat/selesai.

Dukungan warga yang cukup antusias dengan mengikuti kerja bakti memompa semangat tersendiri bagi panitia untuk segera merampungkan pekerjaan tahap demi tahap.

Semoga sebelu musim penghujan datang rangka dan atas bagian masjid sudah selesai dikerjakan sehingga menjadi layak untuk digunakan berjamaah. Amiin ya rabbalalamin.

Sabtu, 08 September 2012

Ayoo...ikutan


                 DAFTARKAN DAN IKUTKANLAH USAHA ANDA

                                                         
                                                         Dalam
MEGA BAZAR

                                                                                       
                                                                                       
SYAWALAN EXPO 2012

                                                Persembahan
                   Masjid Jami’ Jatisari dan BSB City 
Hari/Tanggal            :      Minggu, 30 September 2012
Waktu                        :      Pukul 07.30 - selesai
Tempat                      :      Area Masjid Jami’ dan Ruko Jatisari Square
Biaya Infaq                :      Rp. 50.000,-

Pendaftaran Hub.             :      Bp.  Venus      ( Pasar Jatisari dan Jatisari Permai)
                                                      Bp.  Budi Santoso dan Bp. Anton ( Perumahan Jatisari Asri )
                                                      Bp.  Siswanto ( RM Kampung Rasa)
                                                      Bp. Yuda Kuncoro   ( Perumahan Jatisari Elok)
                                                      Bp. Tiono (Perumahan Jatisari Asabri)
                                                      Bp. Rudy (Perumahan Jatisari Lestari)

DIMERIAHKAN DENGAN

FESTIVAL REBANA JAWA TENGAH,
DONOR DARAH DAN
TABLIGH AKBAR (pukul 19.45 – Selesai)
Bersama : KH. Amin Budi Harjono Al Jawi

Contact Person: Bp. Siswanto : 085291058648, Bp. Heru : 0818242458,
Bp. Yasmidi: 085866651700


Jumat, 07 September 2012

Target Tiga Bulan



Tentu saja banyak cara dilakukan oleh segenap Panitia untuk segera menyelesaikan Pembangunan Masjid Jami' Jatisari BSB.
Masjid yang mempunyai nilai yang amat strategis dilihat dari berbagai sudut pandang ini menuntut Panitia senantiasa berimprovisasi dalam penarikan dana dari Masyarakat Jatisari ataupun diluar Jatisari. Sehingga dengan tanpa terasa masyarakat selalu ikut berkecimpung dalam penyelesaiannya terutam yang berkaitan dengan pendanaan.
Menjelang datangnya musim penghujan maka target 3 bulan kedepan adalah penyelesaian atap dan untuk improvisasi penggalian dana pada tahap ini di motori bapak Siswanto dan didukung sepenuhnya oleh seluruh panitia dan warga terbukti dengan antusiasme warga dalam mengulurkan bantuannya. Man jada wa jada

Syawalan Expo BSB 2012



Alhamdulillah  saat ini Masjid Jami' BSB Jatisari melalui Panitia Syawalan Expo 2012 sedang mempersiapkan acara akbar tersebut. Semoga berhasil dan sukses.